Trending This Week:

Batik : The Unlimited Art Fashion



Batik adalah pakaian nasional Indonesia yang telah diakui dunia internasional, dunia mengakui batik merupakan salah satu warisan budaya dari Indonesia. Pengakuan serta penghargaan itu disampaikan     secara resmi  oleh  United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, batik adalah cat atau gambar (pada kriya/kain) dengan pembuatan secara khusus baik penulisan maupun pengolahannya. Secara etimologis batik berasal dari kata “tik” intinya jari kecil, bisa juga berarti menetes
Tradisi membatik pada  mulanya merupakan tradisi yang turun-temurun sehingga kadang kala suatu motif   dapat dikenal berasal dari batik keluarga tertentu.

 Sebuah tinjauan sejarah yang diterbitkan oleh Bataviaasche Genootchap Van Kunsten Wetwnschapen tahun 1912 dan bernama kitab Centini menyebutkan, pada jaman Pakubuwono V, sudah ada istilah batik dan pada waktu itu sudah terdapat motif-motif halus seperti gringsing, kawung, parang rusak dan lain-lain.
Di Indonesia ada beberapa jenis batik berdasarkan corak/motifnya, antara lain :

1. Batik Pekalongan

     Karena terkenal dengan produk batiknya, Pekalongan dikenal sebagai Kota Batik. Julukan itu datang dari suatu tradisi yang cukup lama berakar di Pekalongan. Batik Pekalongan termasuk batik pesisir yang paling kaya akan warna. Sebagaimana ciri khas batik pesisir, ragam hiasnya biasanya bersifat naturalis. Jika dibandingkan dengan batik pesisir lainnya. Batik Pekalongan ini sangat dipengaruhi pendatang keturunan China dan Belanda. Motif Batik Pekalongan sangat bebas, dan menarik, meskipun sering kali dimodifikasi dengan variasi warna yang atraktif. Keistimewaan Batik Pekalongan adalah para pembatiknya selalu mengikuti perkembangan zaman.

2. Batik Mega Mendung

      Motif  Mega Mendung ciri khas batik Cirebon yang melambangkan pembawa hujan yang di nanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan dan pemberi  kehidupan. Motif batik ini  didominasi dengan warna    biru, mulai biru muda hingga biru  tua. Warna biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan, pemberi kehidupan, sedangkan warna biru muda melambangkan semakin cerahnya kehidupan.

3. Batik motif Truntum

      Menurut kisahnya, motif ini diciptakan oleh seorang Ratu Keraton Yogyakarta, motif Truntum merupakan simbol dari cinta yang bersemi kembali.

4.  Batik Jlamprang

      Motif  Jlamprang atau di Yogyakarta dikenal dengan nama Nitik adalah salah satu batik yang cukup popular diproduksi di daerah Krapyak Pekalongan. Batik ini merupakan pengembangan dari motif kain Potola dari India yang berbentuk geometris kadang berbentuk bintang atau mata angin dan menggunakan ranting yang ujungnya berbentuk segi empat.

5. Batik Pengantin

      Motif Sido-Mukti biasanya dipakai oleh pengantin pria dan wanita pada acara perkawinan, dinamakan   juga sebagai Sawitan (sepasang). Sido berarti terus menerus atau menjadi dan mukti berarti hidup dalam berkecukupan dan kebahagiaan, jadi dapat disimpulkan motif ini melambangkan harapan akan masa depan yang baik, penuh kebahagiaan unuk kedua mempelai. Selain Sido Mukti terdapat pula motif Sido Asih yang maknanya hidup dalam kasih sayang.
Masih ada lagi motif Sido Mulyo yang berarti hidup dalam kemuliana dan Sido Luhur yang berarti dalam hidup selalu berbudi luhur.
Ada pula motif batikyang bukan sawitan  kembar, tetapi biasanya dipakai pasangan pengantin yaitu motif  Ratu Ratih berpasangan dengan Rama, yang melambangkan kesetiaan seorang istri  kepada suaminya.

6. Batik Tiga Negeri

      Kerumitan membuat sepotong batik tulis ternyata masih belum cukup jika kita tahu sejarah motif Batik Tiga Negeri. Motif Tiga Negeri merupakan gabungan batik khas Lasem, Pekalongan dan Solo.

7. Batik Pagi Sore

      Desain batik pagi sore mulai ada pada jaman penjajahan Jepang. Pada waktu itu karena sulitnya hidup, untuk penghematan, pembatik membuat kain batik pagi sore. Satu kain batik dibuat dengan dua desain motif yang berbeda. Sehingga jika pada pagi hari kita menggunakan sisi motif yang satu, maka sore harinya kita dapat mengenakan motif yg berbeda dari sisi kain yang lainnya,jadi terkesan kita memakai 2 kain yang berbeda padahal hanya 1 lembar kain.

Corak Pola Hias Batik
1)  Pola hias geometris;
2)  Pola hias alam
3)  Pola hias stilasi manusia
4)  Pola hias stilasi binatang
5)  Pola hias tumbuhan

Ragam hias corak batik umumnya dipengaruhi:
  • Letak geografis daerah pembuat batik
  • Sifat dan data penghidupan daerah yang bersangkutan
  • Kepercayaan dan adat istiadat setempat
  • Keadaan alam , flora dan fauna
  • Akulturasi dengan daerah-daerah pembatik lain.

Jenis-jenis batik berdasarkan tekniknya adalah sebagai berikut :
  1. Batik Tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan. Bentuk gambar/desain pada batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap.
  2. Batik Cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap (biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari. Bentuk gambar/desain pada batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan dengan batik tulis.

ALAT MEMBATIK:
 BAHAN MEMBATIK:
  1. Mori Blacu, Prima, Prinisima, Birkolin, Voilissime, Wol kapas, Wool, Polyamyda kayu (poriary), Santung, Saten-jas, Sutra-teteron 
  2. Lilin Batik (Malam). Jenis lilin (malam) : Lilin klowog tulis, Lilin tembok tulis, Klowong cap, Tembok cap, Brion cap
  3. Zat Warna : Sintetis napthol + garam diazonium, Rafid, Indigosol, Warna reaktif, Warna remasol, Warna prosion, Warna indantren, Warna alam (nila, tinggi, jambar, tengger, dll.), Warna soga.
  4. Obat-obatan pembantu : TRO, Kanji, Soda kostik-naphtol, Soda abu - krusion+mori, Nitrit/natrium (NaO2) –indigosol, HCl (asam klorida) – indigosol, Gamping-untuk warna alam, Tunjung untuk memberi warna biru tua-serbuk besi, Garam dapur, Soda kue-untuk zat warna remsol, Waterglass-sutra


Tahapan-tahapan dalam proses pembuatan batik tulis :

  • Langkah pertama adalah membuat desain batik yang biasa disebut molani. Dalam penentuan motif, biasanya tiap orang memiliki selera berbeda-beda. Ada yang lebih suka untuk membuat motif sendiri, namun yang lain lebih memilih untuk mengikuti motif-motif umum yang telah ada. Motif yang kerap dipakai di Indonesia sendiri adalah batik yang terbagi menjadi  2 yaitu batik klasik, yang banyak   bermain dengan simbol-simbol dan batik pesisiran dengan ciri khas, pembuatan design ini dapat menggunakan pensil.
  • Setelah selesai melakukan molani, langkah kedua adalah melukis dengan (lilin) malam menggunakan canting (dikandangi/dicantangi) dengan mengikuti pola tersebut.
  • Tahap selanjutnya, menutupi dengan lilin malam bagian-bagian yang akan tetap berwarna putih (tidak berwarna). Canting untuk bagian halus, atau kuas untuk bagian berukuran besar. Tujuannya adalah supaya saat pencelupan bahan kedalam larutan pewarna, bagian yang diberi lapisan lilin malam tidak terkena.
  • Tahap berikutnya, proses pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh malam dengan mencelupkan kain tersebut pada warna tertentu.
  • Setelah dicelupkan, kain tersebut di jemur dan dikeringkan.
  • Setelah kering, dilakukan kembali proses pembatikan yaitu melukis dengan lilin malam dengan menggunakan canting untuk menutup bagian yang akan tetap dipertahankan pada pewarnaan yang pertama.
  • Kemudian, dilanjutkan dengan proses pencelupan warna yang kedua.
  • Proses berikutnya, menghilangkan lilin malam dari kain tersebut dengan cara meletakkan kain tersebut dengan air panas diatas tungku.
  • Setelah kain bersih dari malam dan kering, dapat dilakukan kembali proses pembatikan dengan penutupan malam (menggunakan canting)untuk menahan warna pertama dan kedua.
  • Proses membuka dan menutup lilin malam dapat dilakukan berulangkali sesuai dengan banyaknya warna dan kompleksitas motif yang diinginkan.
  • Proses selanjutnya adalah nglorot, dimana kain yang telah berubah warna direbus air panas. Tujuannya adalah untuk menghilangkan lapisan malam, sehingga motif yang telah digambar sebelumnya terlihat jelas. Kita tidak perlu kuatir, pencelupan ini tidak akan membuat motif yang telah kita gambar terkena warna, karena bagian atas kain tersebut masih diselimuti lapisan tipis (lilin malam tidak sepenuhnya luntur). Setelah selesai, maka batik tersebut telah siap untuk digunakan.
  • Proses terakhir  adalah  mencuci kain batik tersebut dan kemudian mengeringkannya dengan menjemurnya sebelum dapat digunakan dan dipakai.
Demikian sekilas tentang sejarah batik, ragam, jenis dan cara pembuatannya, pada saat ini telah banyak toko batik atau butik batik didalam negeri maupun dimanca negara dengan corak yang lebih beragam dan elegan sehingga tak heran banyak selebriti atau tokoh-tokoh dunia nyaman dan bangga menggunakan batik
Nelson Mandela mengenakan batik saat bertemu First Lady USA Michelle Obama dan keluarga

Jessica Alba tampak lebih anggun mengenakan gaun batik pada salah satu event internasional

    Banyaknya pesohor/tokoh-tokoh dunia mengenakan batik dalam keseharian maupun pada saat mengunjungi suatu event karena kenyamanan dan keindahan beragam motif batik dan karena batik telah terkenal di mancanegara karena banyaknya peragaan busana batik di pusat-pusat kota mode dunia. 
    Semakin banyaknya tokoh-tokoh dunia berbatik, maka semakin banyak pula orang yang ingin membeli batik. Mereka mencari dan membeli langsung di butik batik maupun mencarinya didunia maya secara online via internet karena telah banyaknya situs belanja dan toko batik online pada saat ini.
    Beberapa tahun belakangan ini pemerintah giat menggalakkan masyarakat untuk mengenakan batik, banyak instansi-instansi perusahaan dan kantor mewajibkan 1 hari para karyawannya berbatik. Hal ini dilakukan agar kita lebih mencintai budaya nasional yang bukan saja menjadi kebanggaan negara tapi sudah menjadi tren berbusana di dunia internasional.
    Mari kita jadikan berbatik sebagai tren fashion dalam keseharian karena batik sangat nyaman dipakai dengan makin banyaknya corak kontemporer yang pas disesuaikan dengan berbagai gaya baik untuk orang tua maupun anak muda, jangan sampai batik diklaim oleh negara lain. hal ini terjadi karena negara lain sadar bahwa jenis dan corak batik merupakan seni yang tidak terbatas keindahannya dalam fesyen (Unlimited Art Fashion).

Berikut batik-batik yang dijual di Toko Online Amazon
These are awesome batik that I found on Amazon store



Baca juga Batik Fractal



4 comments:

winditeguh said...

I love batik.semoga batik smkn mendunia.salam kenal

Unknown said...

Terima kasih mba udah review, slam kenal juga

Unknown said...

keren artikelnya...

Iwan Sumantri said...

Mantap tulisannya ! Salam kenal dari One SM http://iwansmtri.blogspot.com/2013/01/orang-indonesia-tak-punya-batik-apa.html

Post a Comment

 
2011 Trending Topik Kita | Blogger Templates for Over 50 Chat Sponsors: Short People Club, Michigan Mechanical Engineer Jobs, California Dietitian Jobs