Batik dari Luar Negeri yang Belum Banyak Diketahui Orang Indonesia
1. Batik Jepang
Sekitar
tahun 1942-1945, Indonesia dijajah Jepang, setelah sebelumnya Belanda
menguasai ibu pertiwi selama ratusan tahun. Dampak dari penjajahan ini
memunculkan satu kain batik bernama “Batik Hokokai”. Batik ini didesain
karena adanya akulturasi budaya lokal dengan budaya Jepang. Salah satu
motif yang paling dominan dari batik hokokai adalah adanya bunga sakura,
yang sangat khas di Jepang.
Batik Hokokai saat ini sudah jarang ditemui. Kala pun ada pasti barang lawas yang termasuk langka dan harganya selangit. Di Jepang sendiri, kain sejenis batik ternyata sudah ada. Itulah mengapa mereka tertarik begitu melihat kain batik di Indonesia. Kain dengan motif seperti batik hadir di Jepang sejak periode Nara sekitar tahun 710-794.
Batik Hokokai saat ini sudah jarang ditemui. Kala pun ada pasti barang lawas yang termasuk langka dan harganya selangit. Di Jepang sendiri, kain sejenis batik ternyata sudah ada. Itulah mengapa mereka tertarik begitu melihat kain batik di Indonesia. Kain dengan motif seperti batik hadir di Jepang sejak periode Nara sekitar tahun 710-794.
2. Batik China
Batik
juga ada di China sejak lama. Tak mengherankan karena negara ini memang
sangat kental dengan hal berbau tradisi. Pun perdagangan kain di China
juga sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Batik yang ada di China telah
dikerjakan oleh orang-orang di Provinsi Guizhou bagian selatan China.
Orang-orang dari Miao, Bouyei, dan Geija menggunakan metode pewarnaan
pada kain yang sebelumnya dilapisi lilin.
Seperti batik yang ada di
Indonesia. Orang di China juga menggunakan simbol-simbol pada batiknya.
Simbol paling umum yang ada pada motif mereka adalah naga, burung
phoenix, dan bunga. Akulturasi orang China yang berlayar ke Indonesia
dan juga penduduk lokal juga menghasilkan batik yang unik. Layaknya
batik hokokai, di Indonesia juga ada batik yang tercampur budaya China.
Biasanya motif yang sering dipakai adalah burung hong, naga, dan qilin.
Batik ini masih bisa didapatkan di daerah Lasem, Pekalongan, dan
Tasikmalaya.
3. Batik Malaysia
Negara tetangga kita, Malaysia ternyata juga memiliki batik yang menjadi
salah satu kebudayaannya. Batik di Malaysia telah ada sekitar abad
ke-17 masehi. Meski memiliki kemiripan, pembuatan batik di Malaysia
sedikit berbeda dengan yang ada di Indonesia khususnya Jawa. Mereka
tidak begitu sering menggunakan canting untuk membuat pola. Langsung
digambar dan diwarnai seperti kuas. Mengenai pola, Malaysia menganut
ajaran agar tidak mencantumkan gambar makhluk hidup yang bernyawa.
Akhirnya pola yang menonjol hanya berupa daun-daunan dan juga bunga.
Selain itu, pola di batik Malaysia juga lebih disederhanakan dan
besar-besar. Berbeda dengan di Indonesia yang kadang polanya sangat
kecil dan rumit.
4. Batik India
India telah mengenal metode pembuatan kain warna sejak 2000 tahun silam.
Mereka menggunakan lilin dan kadang adonan tepung untuk menutup kain
yang akan diwarnai. Setelah itu kain dimasukkan ke dalam pewarna sesuai
dengan kebutuhan. Saat ini sangat jarang ditemukan batik tulis di India.
Semuanya serba modern dan dikerjakan pabrik besar. Batik tulis yang
sangat tradisional di India masih dikerjakan oleh wanita dengan
disabilitas di Delhi. Wanita-wanita ini dibina untuk memiliki keahlian
hingga mampu bekerja dan mendapatkan nafkah sendiri. Pola batik di India
sangat sederhana dan berhubungan dengan simbol keagamaan serta
dewa-dewa.
5. Batik Sri Lanka
Industri batik di Sri Lanka semakin bergeliat sekarang. Banyak industri
kecil yang beralih mengerjakan batik tulis karena banyak wisatawan yang
mencarinya. Biasanya mereka mengerjakan batik yang telah dipesan atau
memajang batik yang sudah jadi di galeri yang memenuhi sudut tempat
wisata. Batik-batik yang ada di Sri Lanka tak jauh beda dengan yang ada
di Indonesia. Hal ini terjadi karena sebagian besar pengerajinnya
diambil dari Indonesia. Zaman penjajahan Belanda, banyak pembuat batik
Jawa yang diboyong ke Sri Lanka. Meski demikian, akulturasi budaya juga
membuat beberapa batik sangat khas negara yang berupa pulau kecil di
samping India ini.






0 comments:
Post a Comment